Bisnis,  Kesehatan,  Makanan

Peluang Usaha Ide Bisnis Saat Pandemi Corona

Dalam beberapa bulan ini, virus corona sedang mewabah tak hanya di Indonesia namun juga di seluruh dunia. Kondisi tersebut memaksa semua orang harus diam di rumah mengisolasi diri agar terhindar dari virus.

Dengan adanya hal tersebut membuat aktivitas menjadi terhambat. Terutama aktivitas yang berhubungan dengan pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan hidup

Usaha kuliner menjadi opsi yang belakangan diminati untuk mendapatkan penghasilan tambahan di tengah pandemi corona covid-19 dan puasa ramadan. Baik yang membuat dan memasak sendiri maupun jadi reseller, usaha kuliner saat masa pandemi virus corona sekaligus bulan Ramadan menjadi sesuatu yang menjanjikan.

Memang, sih, saat semua orang di rumah saja, mau tak mau membuat kita mencoba memasak sendiri makanan untuk keluarga. Baik karena tak ada pilihan atau justru memiliki banyak waktu luang.

Ketika sudah memiliki ide bisnis makanan, banyak orang yang bingung apa tujuan dari bisnis yang dilakukan. Apakah ingin membangun bisnis yang memanfaatkan tren kekinian atau ingin membangun bisnis yang mampu bertahan dalam segala zaman? Sebaiknya, Anda tetap memastikan bahwa bisnis makanan Anda benar-benar bisa bertahan.

Bisnis makanan sendiri adalah salah satu bisnis yang selama ini terbukti mampu bertahan dari segala gempuran industri dalam maupun luar negeri

Perhatikan Kebersihan Makanan

Virus Corona memang memang belum terbukti dapat menular melalui makanan, tetapi Anda harus tetap memastikan bahwa siapapun yang memasak dan membungkus makanan harus mencuci tangan secara teratur dengan sabun dan air setidaknya selama 20 detik.

Standar kebersihan harus benar-benar tinggi dengan beberapa peralatan yang mendukung pencegahan penularan Virus Corona.

Selain itu, tempat pembuatan makanan juga harus dibersihkan dan didesinfeksi secara teratur minimal pada malam hari. Kemasan makanan juga harus diperhatikan.

Meskipun menurut organisasi kesehatan dunia (WHO), kemungkinan orang tertular Virus Corona sangat rendah, upaya tertentu tetap harus dilakukan untuk menghindari risiko penularan.

Jaga Kesehatan Pembuat Makanan

Entah Anda atau karyawan yang membuat makanan. Perhatikan kesehatan secara berkala. Jika mengalami ciri-ciri gejala Virus Corona seperti batuk, bersin atau tidak enak badan sebaiknya istirahat dulu atau isolasi mandiri selama 14 hari.

Saat membuat makanan, bisa menggunakan masker dan celemek selama membuat makanan.

Jika ada seorang karyawan yang membantu orang lain yang memiliki gejala, mereka tidak perlu isolasi mandiri kecuali jika sudah mulai menunjukkan gejala. Pinta mereka untuk cuci tangan dengan seksama selama 20 detik.

Anda juga tidak perlu menutup bisnis atau tempat kerja kecuali jika Anda diminta melakukannya oleh kebijakan pemerintah setempat.

Lakukan Social Distancing dengan Pelanggan Anda

Social distancing adalah menjaga jarak sekitar 2 meter antara satu orang dengan yang lainnya. Dengan melakukan social distancing, kemungkinan penyebaran virus semakin kecil. Anda dapat menutup toko dan memberi tahu kepada pelanggan baik di depan toko atau di media sosial bahwa Anda tetap buka hanya saja dengan menggunakan delivery.

Selama pengiriman makanan, pastikan orang yang mengantar sehat dan makanan tertutup dengan sempurna.

Pengirim makanan juga harus menggunakan masker dan menjaga jarak dengan pelanggan sebisa mungkin, tetapi tetap dengan pemberitahuan sebelumnya dulu kepada pelanggan agar tetap sopan.

Jika memungkinkan, hindari penggunaan uang tunai untuk pembayaran.

Memaksimalkan Peran Teknologi untuk Bisnis Makanan

Anda harus benar-benar memaksimalkan teknologi yang ada. Pertama, lakukan pemasaran dan penjualan secara online baik itu di media sosial, di e-commerce maupun di website Anda sendiri.

Kedua, lakukan pembayaran secara cashless dan tolak pembayaran tunai. Ketiga, bisnis makanan Anda harus mulai menggunakan aplikasi absensi online demi menjaga kesejahteraan karyawan agar penggajian akurat.

Terakhir, gunakan software akuntansi keuangan untuk memaksimalkan jalannya bisnis makanan.

NETE adalah singkatan dari Numpang Tenar, yuk follow saya, suka mencari sensasi dan hal baru

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *