Masih Perawankah Jika Memasukkan Jari ke Dalam Vagina, Hukum Islam
Cinta

Masih Perawankah Jika Memasukkan Jari ke Dalam Vagina, Hukum Islam

Ketika ingin memuaskan hasrat seksual diri sendiri atau pasangan, atau memberi rangsangan pada pasangan dengan menggunakan jari, pastikan kondisi kedua organ bersih.

Jadi, baik jari maupun organ intim nggak mengalami luka. Dengan begitu, dapat meminimalisir risiko terkena infeksi bahkan penyakit menular seksua

Mengutip dari DoctorSpring, konsep keperawanan sendiri masih menjadi perdebatan banyak orang.

Namun jika mengacu pada arti, “Robeknya selaput dara dalam vagina”, memasukkan jari ke dalam vagina dapat menghilangkan keperawanan, Bela.

Kalau hanya menggesekkan jari pada bagian luar vagina dan nggak memasukkannya, selaput dara nggak akan robek, dan kamu tetap perawan.

Hukum Agama Islam Memasukkan Jari Kedalam Vagina

Lalu memasukkan jari ke dalam vagina, bolehkah dalam agama? Di dalam Islam, para ulama setuju kalau memasukkan jari ke dalam organ intim perempuan (oleh suami sah) diperbolehkan karena untuk membangkitkan gairah seksual. Asalkan menjauhi lubang pantat atau nggak saat istri sedang mensturasi.

Namun, para ulama mengingatkan jika hal ini nggak sejalan dengan akhlak mulia dan tabiat yang baik. Pada dasarnya, Allah swt telah menghalalkan hubungan intim sehingga patutnya Muslim mencukupkan diri dengan hal-hal yang telah dihalalkan oleh Yang Maha Esa.

Memasukkan jari ke dalam vagina, bolehkah? Berdasarkan pendapat ahli kesehatan, kamu dapat melakukannya karena teknik seks ini lebih aman dan lebih rendah risiko. Namun, kamu tetap perlu memerhatikan kondisi kebersihan dan kesehatan jari maupun vagina saat melakukannya. Jika berkaca dari segi agama Islam, baiknya untuk melakukan hubungan intim (oleh suami-istri sah) yang telah Allah halalkan, ketimbang menggunakan jari.

Bapper.id berusaha semaksimal untuk menyajikan artikel yang bermanfaat, Semoga bapper.id akan terus berinovasi menyajikan informasi dunia maya.

Tinggalkan Balasan