Kesehatan

Kamu Harus Tahu, Sekilas Tentang Kesehatan Reproduksi Seksual

Reproduksi merupakan suatu proses biologis di mana orang organisme baru diproduksi. Reproduksi adalah teknik dasar mempertahankan diri yang dilakukan oleh seluruh bentuk kehidupan, setiap orang organisme terdapat bagaikan hasil dari sesuatu proses reproduksi oleh pendahulunya.

Dalam kesehatan reproduksi aseksual, suatu orang bisa melaksanakan reproduksi tanpa keterlibatan orang lain dari spesies yang sama. Pemisahan sel kuman jadi dua sel anak merupakan contoh dari reproduksi seksual. Walaupun demikian, reproduksi aseksual tidak dibatasi kepada organisme tertentu.

Pada kesehatan reproduksi seksual membutuhkan keterlibatan dua orang, biasanya dari jenis kelamin yang berbeda. Kesehatan reproduksi manusia normal adalah contoh umum reproduksi seksual. Secara umum, organisme yang lebih lingkungan melaksanakan reproduksi secara intim, sebaliknya organisme yang lebih sederhana, biasanya satu sel, melakukan reproduksi secara aseksual.

kesehatan reproduksimenurut World Health Organization adalah suatu kondisi fisik, mental serta sosial yang utuh, bukan cuma bebas dari penyakit ataupun kecacatan dalam segala aspek yang berhubungan dengan sistem reproduksi, fungsi dan prosesnya.

Definisi kesehatan reproduksi bagi hasil ICPD 1994 di Kairo adalah keadaan sempurna fisik, mental dan kesejahteraan sosial serta tidak semata- mata ketiadaan penyakit atau kelemahan, dalam seluruh perihal yang berkaitan dengan sistem reproduksi dan fungsi serta proses.

Kesehatan Reproduksi Remaja

Secara garis besar dapat dikelompokkan empat golongan faktor yang bisa berdampak kurang baik bagi kesehatan repoduksi adalah:

1. Faktor sosial- ekonomi dan demografi( terutama kemiskinan, tingkat pembelajaran yang rendah, dan ketidaktahuan tentang perkembangan intim serta proses reproduksi, dan posisi tempat tinggal yang terpencil).

2. Faktor budaya serta area( misalnya, praktek tradisional yang berakibat kurang baik pada kesehatan reproduksi, keyakinan banyak anak banyak rejeki, data tentang guna reproduksi yang membingungkan anak serta remajakarena silih bertentangan satu dengan yang lain, dsb).

3. Faktor psikologis( dampak pada keretakan orang tua pada remaja, depresi karena ketidakseimbangan hormonal, rasa tidak berharga wanita pada pria yang membeli kebebasannya secara materi, dsb).

4. Faktor biologis( cacat sejak lahir, cacat pada saluran reproduksi pasca penyakit menular seksual, dsb).

Bapper.id berusaha semaksimal untuk menyajikan artikel yang bermanfaat, Semoga bapper.id akan terus berinovasi menyajikan informasi dunia maya.

Tinggalkan Balasan