Cinta,  Kesehatan

Tips Menjaga Kebersihan Alat Kelamin Bagi Pria dan Wanita

Bagi pria maupun wanita, menjaga kebersihan alat kelamin sama sekali tidak boleh diabaikan. Sebab, kebersihan organ intim yang tidak terjaga bisa memicu terjadinya infeksi yang menyebabkan penyakit.

Area reproduksi yang tidak terjaga kebersihannya bisa saja mengeluarkan bau yang menyengat, menjadi tempat tinggal jamur dan bakteri, hingga meningkatkan risiko terjadinya penyakit menular seksual.

Lantas, bagaimana cara terbaik untuk menjaga kebersihan dan kesehatan organ reproduksi dengan benar?
Agar kebersihan dan kesehatan alat kelamin tetap terjaga, pastikan untuk selalu mengganti celana dalam dengan rutin.

Ini penting dilakukan untuk menghindari infeksi, iritasi, serta bau yang menyengat.

Menjaga Kebersihan Alat Kelamin untuk Pria

pilih pakaian dalam yang terbuat dari kain terbaik. Pakaian dalam dengan kain katun adalah pilihan terbaik agar alat kelamin bisa “bernapas” dan bisa menunjang aktivitas harian dengan baik.

Membersihkan alat kelamin juga harus dilakukan setiap habis melakukan hubungan intim agar organ tersebut tetap sehat.

Selain itu, hindari juga aktivitas seksual yang bersifat ekstrem, untuk menghindari Mr. P mengalami gangguan yang tidak diinginkan.

Jangan lupa juga untuk selalu menggunakan pengaman alias kondom agar terhindar dari risiko penularan penyakit seksual.

Menjaga Kebersihan Alat Kelamin untuk Wanita

Menjaga alat kelamin tetap kering adalah hal yang perlu dilakukan untuk menghindari perkembangbiakan bakteri di Miss. V. Pasalnya, area intim cenderung mudah mengalami basah karena berbagai alasan, termasuk berkeringat dan keputihan.

Miss. V yang dibiarkan basah bisa memicu bakteri dan jamur berkembang biak dan menyebabkan bau tidak sedap pada area reproduksi.

Jika mengalami kondisi ini, pastikan untuk mengganti pakaian dalam secara rutin agar terhindar dari infeksi bakteri pemicu penyakit.

Saat sedang datang bulan alias menstruasi, pastikan juga untuk rutin mengganti pembalut setidaknya 5–7 jam sekali. Sebab, pembalut yang tidak diganti dan dipakai dalam jangka waktu lama bisa memicu ruam, bau tidak sedap, dan meningkatkan risiko infeksi.

Pastikan juga untuk selalu membersihkan area kewanitaan setelah melakukan hubungan intim dengan pasangan. Sebab saat melakukan aktivitas seksual, cairan tubuh dan partikel dari kondom bisa meningkatkan risiko infeksi pada Miss V.

Jangan lupa untuk selalu membasuh dan mengeringkan Miss V, sehingga infeksi bakteri tidak terjadi.

Bapper.id berusaha semaksimal untuk menyajikan artikel yang bermanfaat, Semoga bapper.id akan terus berinovasi menyajikan informasi dunia maya.

Leave a Reply