Berita,  Kesehatan,  Sosial

Syarat Pengurusan Stiker Khusus Disabilitas, Disabilitas Bebas Ganjil Genap

sistem ganjil genap yang akan diberlakukan di wilayah DKI Jakarta, setidaknya mengecualikan 12 kendaraan, salah-satunya Mobil berstiker Disabilitas.

Striker tersebut digunakan untuk mempermudah identifikasi di lapangan oleh petugas kepolisian.

Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyediakan stiker khusus penyandang disabilitas, yang ditempel di bagian depan mobil.

“Begitupun sebaliknya, jika mobil tak berstiker tapi dapat membuktikan sedang membawa penyandang disabilitas, maka akan mendapat pengecualian ganjil-genap,” seperti dikutip dari Dishub DKI Jakarta.

Syarat khusus supaya bisa mendapatkan stiker tersebut.

Perlu diingat, stiker sendiri hanya sebagai penanda pembantu, kepolisian berhak mengecek dan menilang jika di dalam kendaraan tersebut, ternyata tidak ada penyandang disabilitas.

Seluruh dokumen tersebut bisa dikirim atau diantar langsung ke Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, yang beralamat di Komplek Dinas Teknis Jatibaru, Jalan Taman Jatibaru Nomor 1 Kelurahan Cideng, Kecamatan Gambir, Kota Administrasi Jakarta Pusat, Kode Pos 10150.

Menanyakan lebih lanjut kepada Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo, terkait dengan stiker untuk kendaraan lain yang dikecualikan pada ganjil-genap.

Berikut dokumen dan data yang diperlukan, untuk mendapatkan stiker tersebut:

  1. Surat Permohonan bertanda tangan, ditujukan untuk Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta. Isinya nama penyandang disabilitas, alamat lengkap, kontak yang bisa dihubungi dan alasan kebutuhan stiker.
  2. Jika penyandang disabilitas di bawah 17 tahun, melampirkan akte kelahiran dan fotokopi KTP penaanggung jawab penyandang disabilitas (orang tua/saudara kandung/yang ditetapkan secara sah di mata hukum).
  3. Jika penyandang disabilitas di atas 17 tahun, melampirkan fotokopi KTP yang bersangkutan.
  4. Jika penyandang disabilitas membawa kendaraan sendiri, maka perlu melampirkan fotokopi Surat izin Mengemudi (SIM).
  5. Jika penyandang disabilitas menggunakan pengemudi (sopir), maka perlu melampirkan fotokopi KTP dan SIM.
  6. Fotokopi Kartu Keluarga (KK)
  7. Fotokopi Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) kendaraan yang diajukan, dengan ketentuan 1 orang penyandang disabilitas maksimal 1 kendaraan.
  8. Foto penyandang disabilitas 8R (seluruh tubuh).
  9. Fotokopi rekam medis resmi.
  10. Pendukung lainnya seperti surat keterangan yayasan pendidikan atau fotokopi kartu pelajar, atau dokumen pendukung lainnya.

NETE adalah singkatan dari Numpang Tenar, yuk follow saya, suka mencari sensasi dan hal baru

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *